Jose Mourinho Ingin Membawa Roma Kembali Berjaya

reuters

Beberapa hari yang lalu, Jose Mourinho akhirnya tiba di Roma dan langsung diperkenalkan sebagai pelatih anyar Giallorossi.

Sebagai pelatih, Jose Mourinho berjanji memberikan kesuksesan dalam jangka panjang untuk AS Roma dan membawa sang Serigala Ibukota bangkit dari keterpurukan seperti musim lalu.

Pada musim lalu, Giallorossi mengakhiri perjalanan dengan tercecer ke peringkat ketujuh klasemen Serie A. Penampilan Dzeko cs jauh mengalami penurunan bahkan sampai tertinggal 29 poin di belakang sang juara, Inter Milan.

"Kami ingin membuat Roma sukses, untuk masa depan, bukan kesuksesan yang terisolasi atau hanya sekali saja... kami ingin melakukan sesuatu yang berkelanjutan," ujar Mourinho kepada laman resmi klub.

Ketka ditanya mengenai apa yang telah berubah sejak membawa Inter berjaya termasuk treble Liga Champions, Mourinho lalu membanggakan pengalamanya dan rekornya selama berkarier di seluruh Eropa, termasuk saat berada di Real Madrid dan Manchester United.

"Pengalaman, semua seperti deja vu karena Anda melalui begitu banyak pengalaman. Sejak saya meninggalkan Italia dan pergi menuju Real Madrid adalah pengalaman luar biasa dan saya mencapai impian saya untuk menjadi juarai di Italia, Inggris dan Spanyol," jelasnya.

"Dengan begitu banyak pengalaman, dan pelajaran di saat baik dan buruk, sekarang saya merasa jauh lebih siap ketimbang sebelumnya." ujar Mourinho.

Pelatih berusia 58 tahun tersebut juga mengatakan jika dirinya punya hubungan baik dengan pemilik Roma, Friedkin Group dan direktur klub, Tiago Pinto.

"Saya harap bos dan direktur Tiago telah memiliki beberapa hadiah untuk saya, karena jelas itu akan menyenangkan dan menjadi motivasi tambahan bagi saya dalam bekerja," lanjut Mou memberi kode transfer.

Mourinho juga mengatakan dirinya berencana bertahan sampai Roma, yang kembali ke masa kejayaan lantaran Giallorossi tercatat belum pernah memenangkan trofi sejak terakhir Coppa Italia pada tahun 2008. 

"Semoga kesuksesan itu datang bersama saya, karena kontrak ini adalah jangka panjang dengan durasi tiga tahun - atau mungkin akan ada kontrak yang kedua. Saya berharap hasil pekerjaan kami akan datang seiring waktu saya berada di sini," tutup mantan pelatih Inter satu ini.


>