Jorge Sampaoli Ungkap Alasan Cabut dari Marseille

Reuters

Prestasi Jorge Sampaoli selama menjadi pelatih Marseille tidak bisa dikatakan buruk. Sayangnya, itu tidak cukup untuk membuat kedua belah pihak melanjutkan kerja samanya lebih lama lagi.

Sampaoli dipastikan menjadi pelatih Marseille pada bulan Februari 2021 untuk menggantikan Andres Villas Boas. Saat itu, Marseille mengikat sang pelatih dengan kontrak yang berlaku sampai 2023.

Mengingat bergabungnya di pertengahan musim, Sampaoli tidak mampu berbuat banyak. Alhasil Marseille hanya bisa finis di peringkat lima dengan koleksi 60 poin. Pada musim berikutnya, Marseille jadi tim yang patut diperhitungkan.

Performa tim meningkat drastis, di mana Marseille berhasil menyelesaikan musim 2021/22 di peringkat kedua dengan 71 poin. Sayang ini tidak cukup untuk membuat Sampaoli bertahan di kursi kepelatihan.

Sampaoli memutuskan berpisah dengan Marseille pada awal bulan Juli lalu. Setelah satu bulan lebih berlalu, ia kemudian menjelaskan alasannya meninggalkan klub. Penyebabnya adalah perbedaan visi dalam bursa transfer.

“Presiden bilang dia tidak bisa bergerak cepat di bursa transfer dan akan menunggu sampai akhir. Itu tidak cocok dengan saya. Saya membutuhkan pemain secepat mungkin untuk membangun tim,” kata Sampaoli.

“Saya tidak melihat kondisi yang diperlukan untuk bertahan. Sebagai pelatih, saya tidak bisa berkata atau merencanakan ke mana akan pergi. Hal semacam ini biasa terjadi. Membuat rencana akan membuat saya frustrasi.” pungkasnya.

Marseille kemudian menunjuk mantan pemain Juventus, Igor Tudor, untuk mengisi kursi kepelatihan yang kosong. Performa Marseille terbilang cukup apik, dengan dua kemenangan telah sukses dikantongi dari tiga pertandingan.


>