March Madness : Preview Arsenal vs Man United

getty images

Duel panas di Premier League pekan ini bertajuk pertaruhan mengamankan posisi di empat besar demi mendapatkan tiket ke Liga Champions. Seperti laga final, pertaruhan hidup dan mati tersebut akan mempertemukan Arsenal dan Manchester United.

Arsenal berada di peringkat kelima dan akan menjamu Manchester United yang berada satu posisi diatasnya. Keddua tim ini hanya berselisih satu poin. Jika menang, Arsenal geser United, namun jika kalah, mereka akan terlempar semakin jauh dari harapan.

Melihat kondisi belakangan, Manchester United lebih diuntungkan. The Red Devils sedang dalam performa yang berapi-api setelah sukses lakukan comeback gemilang dengan mengalahakan PSG di UCL tengah pekan kemarin.

Selain itu di Premier League, sang caretaker juga sukses membawa MU melewati 12 laga tanpa kalah dengan 12 kemenangan dan 2 hasil imbang. Ini juga merupakan catatan terbaik United dalam sejarah klub di Liga.

Berbeda nasib, tuan rumah Arsenal justru kembali kehilangan arah. The Gunners ditahan . imbang Spurs pada laga terakhir Premier League dan bahkan kalah dari Rennes di ajang UEL pada kamis kemarin.

Namun faktor tersebut bukan berarti The Gunners mudah dikalahkan. Pasalnya anak asuh Unai Emerey tergolong sulit dikalahkan di Emirates musim ini. Bahkan Arsenal tercatat sukses memenangi 8 laga kandang terakhir mereka di Premier League musim ini.

Dari kondisi terkini, Solskjaer kembali harus mengatur taktik lantaran masih banyaknya pemain  yang tengah cedera. Antara lain Sanchez, lingard, Martial, Juan hingga Herrera. Sementara The Gunners juga tanpa Lucas Torreira yang terkena kartu merah pekan lalu.

Sementara dua hal menarik yakni kreativitas dan kerja keras selalu menjadi dua opsi taktik yang sulit digabungkan oleh Emery sejauh ini. Terbukti dengan masih ragunya matan pelatih PSG ini konsisten memainkan Ozil.

Salah satu solusi untuk hal tersebut yang belakangan mulai muncul dalah meningkatnya performa Mkhitaryan. Mantan gelandang MU ini sukses menghidupkan kembali jiwa seni Ozil dan juga tampil rajin membantu lini serang atau pertahanan.

Sayang lini belakang menjadi titik mudah Arsenal. Sisi kanan serin menjadi lubang, kemudian permainan passing The Gunners di lini belakang yang kerap mengkhawatirkan jelas menjadi sasaran empuk para punggawa Setan Merah.

Jika berbicara mental, Manchester United jelas diunggulkan, namun secara taktis permainan, Arsenal bisa saja memberikan Solskjaer kekalahan pertama di Premier League dalam melatih Manchester United.