Presiden UEFA Tanggapi Kasus Real Madrid & Mbappe

Reuters

Nyon (28/05) — Presiden UEFA, Alexander Ceferin, menanggapi pertanyaan mengenai tindakan yang akan mereka ambil terkait laporan LaLiga yang menuduh PSG melanggar aturan Financial Fair Play dalam memperpanjang kontrak Kylian Mbappe.

Rumor mengenai Mbappe yang akan gabung Real Madrid setelah kontraknya di PSG habis jadi bahan perbincangan kuat. Bagaimanapun, penyerang muda asal Perancis tersebut ternyata lebih memilih bertahan di Paris dan menolak kepindahan ke Santiago Bernabeu.

Hal ini membuat pihak Real Madrid dan LaLiga geram. Presiden LaLiga, Javier Tebas, pun mengumumkan mereka akan melaporkan PSG yang melanggar peraturan Financial Fair Play dalam memperpanjang kontrak megabintangnya tersebut.

Hari ini, Ceferin sebagai presiden UEFA pun menanggapi kasus ini.

“Siapa pun yang akan menghormati peraturan kami akan kami sambut untuk bermain di kompetisi kami. Sebaliknya, yang melanggarnya takkan kami sambut,” tegas Ceferin.

“Dengar, siapa saja atau Real Madrid sekalipun takkan memberi tahu apa yang harus dilakukan UEFA. Mereka kesal dari sudut pandang mereka dan, yang saya tahu, tawaran mereka serupa dengan PSG,” lanjut presiden UEFA ini.

Yang unik dari kasus ini ialah tak ada tanggapan dari Real Madrid mengenai kasus perpanjangan kontrak Mbappe. Pihak LaLiga lah yang gegas dalam menanggapi kasus ini.


>