Kronologi Transfer Braithwaite

Reuters

Bagaimana Transfer Braithwaite bisa terjadi?

Ini adalah transfer diluar ekspektasi setiap orang dimana Barcelona mendatangkan pemain antah-berantah dan itu dilakukan diluar transfer window.

Jadi, sebenarnya apa yang terjadi?

Transfer Martin Braithwaite terjadi dengan berbagai latar belakang dan alasan, transfer ini terjadi diluar transfer windowyang habis pada 31 Januari lalu.

Itu pula kekecewaan yang dirasakan Leganes karena mereka harus kehilangan pemain andalannya dan melaporkan kejadian ini kepada Federasi Sepakbola Spanyol.

Kenapa Barcelona bisa melakukan transfer diluar jendela transfer?

Barcelona memanfaatkan aturan La Liga dimana transfer tersebut bisa terjadi karena alasan banyaknya pemain yang terkena cedera atau “injury crisis”. Barcelona sendiri harus kehilangan penyerang mereka Ousmane Dembele hingga musim ini berakhir.

Dalam kasus ini, pemain yang cedera selama 5 bulan atau lebih itu bisa dianggap sebagai injury crisis dan permintaan atau permohonan transfer diluar jendela transfer dapat dilakukan dalam hal ini.

Klub Catalan tersebut diberi lampu hijau untuk menandatangani Braithwaite dalam peraturan RFEF, yang menetapkan bahwa seorang pemain dapat dibawa masuk jika mereka adalah agen bebas atau mereka dalam masa kontrak dengan klub La Liga.

Karena mereka menggantikan Dembele, penandatanganan penggantinya harus sama dengan posisinya - yaitu penyerang dengan penyerang - dan batas waktu diberikan tidak lebih dari 15 hari.

Kenapa transfer ini serasa tidak adil?

Transfer Braithwaite ke Barcelona telah menempatkan Leganes di posisi yang sulit karena mereka harus  kehilangan pemain kunci sementara mereka tidak dapat mendatangkan penggantinya.

Saat posisi Barcelona berjuan di papan atas klasemen untuk merebutkan gelar La Liga, nasib Leganes justru berbeda 180 derajat dimana mereka sedang berada di dasar klasemen dan sedang berjuang mati-matian untuk bisa keluar dari zona degradasi, sementara Braithwaite adalah top skorer mereka dengan 10 gol sejauh ini.

Kepergiannya ke Camp Nou berfungsi untuk menambah kesulitan yang dihadapi oleh Los Pepineros, yang telah dipaksa untuk bersaing dengan kehilangan striker Youssef En-Neysri ke Sevilla pada Januari lalu.

Direktur Jenderal Leganes, Martin Ortega mengatakan kepada wartawan: "Kami menganggap bahwa ada peraturan yang tidak adil, dimana Barcelona mendapat manfaat. Pihak yang dirusak oleh ini adalah Leganes. "

Klub berusaha untuk meminimalkan kesulitan mereka dengan meminta otoritas sepakbola Spanyol untuk mendatangkan pemain pengganti Braithwaite, namun hal tersebut ditolak dengan alasan bahwa Leganes tidak mengalami injury crisis.