Jorginho dan Milkshake Seharga Rp17 Ribu

Reuters

London (12/08) — 4 bulan terakhir jadi momen fantastis bagi Jorginho ketika ia berhasil juarai Liga Champions dan Piala Super Eropa bersama Chelsea, serta Euro 2020 bersama Italia.

Pemain kelahiran Brazil ini pun melihat kembali momen ketika ia memulai berkarier sepak bola di Italia dan sering menghabiskan waktu sendirian saat masih belia.

“Semuanya bermula di Verona. Saya datang pada usia 15 tahun, pada tahun 2006, saat gaji saya 20 euro per pekan. Saya membeli segelas milkshake yang seharga 1 euro, duduk di tangga Piazza Bra dan menghabiskan sore hanya melihat orang jalan,” jelas Jorginho.

“Saya kembali ke sana akhir-akhir ini dan saya memutuskan untuk membeli minuman yang sama seharga 1 euro, duduk di tangga itu lagi, setelah segala perjuangan saya. Sangat emosional bagi saya melakukan itu semua lagi sendirian,” ujar gelandang berusia 29 tahun ini.

Ia pun diminta berandai-andai, jika ia bertemu dengan dirinya yang masih berusia 15 tahun sekarang, saran apa yang bsa ia berikan.

“Selalu percaya pada dirimu dan jangan pernah menyerah. Momen sulit akan selalu tiba, banyak orang ingin menjatuhkanmu, tetapi kau bisa selalu memercayai yang selalu ada di sisimu,” jelas gelandang Chelsea ini.

“Tak ada yang bisa mengatakan akan seperti apa masa depan, kau harus memutuskannya,” tegas Jorginho.

Saat ini ia pun digadang-gadang jadi pemenang Ballon d’Or, terutama oleh Gianfranco Zola yang pernah menjadi asisten pelatih Maurizio Sarri di Chelsea.

“Saat banyak yang membicarakan tentang itu, biasanya kau akan memikirkannya. Gianfranco pribadi yang hebat, ada begitu banyak momen indah bersamanya di Chelsea,” ungkap pemain asal Italia ini.

“Kami selalu bermain bersama di latihan dan kau masih bisa lihat kualitas yang ia miliki. Kami selalu tertawa dan memanggilnya Nano sebab ia pendek! Saya cinta kamu, Gianfranco,” ujar Jorginho.


>