Menanti Kejutan Thailand di Grup Neraka

gettyimages

Prancis 2019 akan menjadi penampilan kedua Piala Dunia wanita Thailand, setelah melakukan debut mereka di putaran final di Kanada empat tahun lalu. Skuad negara Gajah Putih, yang dilatih oleh mantan pemain internasional Thailand, Nuengruethai Sathongwien, membuat sejarah ketika mereka menjadi tim senior pertama yang lolos ke Piala Dunia dan mereka mengalahkan sesama debutan Pantai Gading 3-2 dalam kemenangan bersejarah kala itu

Namun sayangnya kemenangan itu harus diikuti kekalahan 4-0 melawan Jerman dan Norwegia, yang gagal bawa Thailand lolos ke babak sistem gugur empat tahun lalu. Dan musim panas ini mereka kembali, lolos ke Prancis 2019 setelah mencapai semifinal Piala Asia 2018. Jordan dan Filipina mereka singkirkan masing-masing dengan skor 6-1 dan 3-1. Thailand mencapai empat besar meskipun kalah 6-0 dari Cina.


Skuad Thailand untuk Piala Dunia 2019 hampir sama dengan empat tahun lalu dengan Nuengruethai masih menjadi pelatih. Inti dari skuad 2015 - seperti bek Duangnapa Sritala dan Sunisa Srangthaisong, gelandang Rattikan Thongsombut dan Taneekarn Dangda serta penyerang Kanjana Sungngoen dan Orathai Srimanee - masih ada di sana tetapi gelandang Thailand-Amerika Suchawadee Nildhamrong (dikenal sebagai Miranda Nildhamrong di AS) akan menjadi andalan baru mereka.

Suchawadee yang berusia 22 tahun memiliki kecepatan dan keterampilan untuk menciptakan peluang bagi rekan satu tim atau mencetak gol sendiri dan dapat bermitra dengan Kanjana di depan.

Para pemain Thailand cukup kecil dibandingkan dengan beberapa lawan mereka secara postur tetapi mereka memiliki semangat juang yang tidak ada duanya. Mereka juga terbantu oleh kenyataan bahwa mereka telah bermain bersama begitu lama sehingga mereka sudah saling mengenal satu sama lain.

Thailand, bagaimanapun, berada dalam grup yang sangat sulit bersama juara bertahan Amerika Serikat dan pusat kekuatan Eropa Swedia serta Chili. Namun, setelah undian, Nuengruethai memilih untuk melihat sisi baiknya. "Saya tidak khawatir karena kami hanya bisa meningkatkan dan pindah ke level lain dengan bermain melawan tim-tim kuat," katanya. "Kami harus membuat kesan yang baik untuk para penggemar sepak bola Thailand dan orang-orang Thailand di seluruh dunia yang mendukung tim kami."