Generasi Emas Korea Selatan Siap Guncangkan Piala Dunia

gettyimages

Sepak bola wanita di Korea Selatan telah membuat kemajuan besar dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2010, Korea Selatan memenangkan Piala Dunia U-17 dan juga mencapai semi-final Piala Dunia U-20. Dengan banyak pemain yang sekarang terlibat dengan tim senior, ini dapat disebut sebagai Generasi Emas Korea.

Pelatih, Yoon Deok-yeo, lebih suka menggunakan formasi 4-2-3-1 atau 4-1-4-1 tetapi juga suka memainkan permainan antar lini. Pemain yang paling penting tentu saja adalah Ji So-yun yang telah bermain untuk Chelsea sejak 2014. Kualitas dan pengalaman peraih PFA Player of The Year 2015 merupakan bantuan besar di dalam dan di luar lapangan.

Korea Selatan memiliki gelandang serang kreatif yang luar biasa di antara barisan mereka, Lee Min-a, akan menjadi opsi yang menarik bagi Korea Selatan dalam membangun serangan.

Stamina dan kreativitas Lee bisa sangat berguna bagi tim, tetapi keterlibatannya bisa berarti Ji harus bermain lebih defensif karena Lee lebih punya posisi yang lebih menyerang.

Jangkar di lini tengah adalah Cho So-hyun, yang bisa melakukan hampir semua hal. Pemain West Ham United ini memiliki lebih dari 100 caps dan merupakan kapten tim (dia juga menjadi kapten di Kanada pada 2015). Jika pemain berusia 30 tahun itu berada di performa terbaik, Korea memiliki peluang lolos ke babak sistem gugur.

Jika ada satu kelemahan utama dengan tim ini, itu adalah pertahanan. Korea Selamtan memiliki dua kiper pilihan pertamanya yang harus cedera panjang baru-baru ini. Selain itu, mereka selalu terlihat tidak nyaman ketika mereka bermain melawan tim yang kuat secara fisik.