Asa Jepang Kembali Rebut Juara Dunia

gettyimages

Tim Jepang yang memenangkan Piala Dunia 2011 menjadi simbol pemulihan bangsa dari gempa bumi dan tsunami yang menghancurkan negara mereka, serta inspirasi bagi sepak bola wanita di seluruh dunia kala itu. 

Sejumlah pemain muda dari generasi 2011 kini telah matang untuk menjadi pemimpin di setiap area lapangan, termasuk pemain bertahan Saki Kumagai dan Aya Sameshima, gelandang Mizuho Sakaguchi dan Rumi Utsugi, ditambah pemain depan Mana Iwabuchi.

Mereka bergabung dengan pemain baru dengan banyak pengalaman internasional, seperti Moeka Minami di lini pertahanan, Yui Hasegawa dan Hina Sugita di lini tengah, dan Rikako Kobayashi di depan. Sekitar setengah dari skuad untuk Piala Dunia 2019 ini sebelumnya telah bermain di putaran final Piala Dunia di level senior, di level dibawah 20 atau di bawah 17 yang membuat skuad Jepang cukup menjanjikan.

Jepang bermain dalam formasi ortodoks 4-4-2 atau 4-2-3-1, dengan gaya permainan yang didukung oleh kerja keras dan teknik yang baik. Tim ini juga didukung oleh kemampuan untuk menghukum kelemahan lawan dengan pressing yang terkoordinasi. 

Dalam menyerang sang manajer, Asako Takakura, mengajarkan gaya permainan yang fleksibel dan bervariasi di mana para pemain didorong untuk mengambil keputusan sesuai situasi. 

Sementara itu, Jepang akan mengandalkan Emi Nakajima sebagai panyalur permainan di tengah. Kemampuan luar biasa sang gelandang dalam mengesekusi bola mati dan tembakan jarak jauh dengan kedua kaki, Nakajima akan tampil di Piala Dunia pertamanya dan siap jadi tumbuan Jepang di Prancis.