Tidak Menyerah Melawan Leukimia, Mihajlovic Tetap Latih Bologna

reuters

Berita buruk muncul dari Bologna ketika sang pelatih, Sinisa Mihajlovic, melakukan konferensi pers pada Sabtu (13/7/2019) waktu Italia berkaitan denga konfirmasi mengenai penyakit Leukimia yang dideritanya.

Namun yang mengejutkan, legenda Lazio ini mengatakan akan tetap melanjutkan pekerjaan dan tanggung jawabnya sebagai pelatih Bologna di musim 2019/2020.

"Bagian tersulit adalah bagaimana menyembunyikan penyakit ini dari istriku. Saya sebelumnya mengalami demam namun dia tidak percaya, karena dia tahu itu tidak akan menghentikan saya pergi ke pelatihan pra-musim." ujar Mihajlovic.

"Lalu dia coba percaya dan saya mengatakan kepadanya bahwa saya hanya demam, tetapi kami menjalani tes lagi lalu hasilnya adalah leukemia," ujar mantan pelatih AC Milan itu.

"Ketika mendapat kabar tersebut, rasanya seperti pukulan tajam. Saya menangis beberapa hari, hidupmu seperti hanya lewat di depanmu. Ini bukan air mata ketakutan. Saya menghormati penyakitnya, saya akan menghadapinya, dengan tegar, kemudia saya menatap matanya, seperti yang biasa saya lakukan." tutup Mihajlovic.

Bologna sendiri berhasil keluar dari zona degradasi dan finis di posisi 10 klasemen akhir. Pria berusia 50 tahun ini berhasil catatkan 9 kemenangan, 3 hasil imbang dan 5 kekalahan terhitung sejak diriinya melatih Bologna pada awal tahun lalu.

Mewakili Bologna, Joey Saputo selaku presiden menegaskan, Mihajlovic akan tetap menjadi pelatih Bologna musim 2019/2020.

"Saya ingin memberi tahu bahwa kami semua bersama Sinisa dan orang-orang yang dicintainya. Mihajlovic akan tetap menjadi pelatih Bologna. Tetapi masalah profesional merupakan hal yang tidak penting di sini." ujar sang presiden

Selama kariernya sebagai pemain, Sinisa berhasil memenangkan Liga Champions bersama Red Star Belgrade, Piala Winner kala berseragam Lazio, dua Serie A dan empat Coppa italia.

Sementara mantan rekannya di Inter Milan yang juga merupakan pelatih timnas Italia, Roberto Mancini, memberi pesan positif kepada Mihajlovic melalui akun Instagram pribadinya. Pesan yang bernada sama juga dilontarkan kapten Bologna, Blerim Dzemaili.

"Saya tidak sabar pergi ke rumah sakit dan memulai pertarungan dengan penyakit ini [Leukimia], saya yakin ini bisa dikalahkan." ujar Mihajlovic.

"Saya ingin berterima kasih kepada Bologna, dari Presiden hingga staf lapangan, atas cinta yang mereka tunjukkan dan meyakinkan saya bahwa ini adalah keluarga dan mereka mencintai saya, seperti halnya para pemain saya. Saya akan memenangkan pertempuran ini, tetapi saya membutuhkan orang-orang di sekitar saya yang mencintai saya."

"Saya berharap bahwa setelah saya memenangkan pertempuran ini, saya akan dapat membicarakannya dengan Anda semua dan melihat kembali pada periode ini," tandasnya.