Sakit Hati Pada Petinggi Klub Menjadi Alasan Allegri Tinggalkan Juventus

getty images

Juventus memang telah memiliki Maurizio Sarri sebagai pelatih baru mereka, namun kepergian Massimiliano Allegri dari Turin masih menyisakan misteri. Belakangan misteri keputusan mengejutkan dari Allegri meninggalkan Bianconeri akhirnya terungkap.

Salah satu mantan pelatih ternama Italia, Giovanni Galeone, membeberkan alasan utama kenapa akhirnua Massimiliano Allegri meninggalkan Juventus. Pria berusia 78 tahun ini mengatakan bahwa Allegri merasa telah dikhianati oleh para petinggi Juve.

Gosip ini sebelumya memang sudah terdengar namun simpang siur dan terbelah dengan beberapa rumor. Manajemen Juventus dikatakan kecewa karena Juve masih juga gagal menjuarai Liga Champions meski sudah mendatangkan Cristiano Ronaldo.

Berita lain menyebutkan kekecewaan akan kegagalan Juventus menjuarai kompetisi antar klub paling bergengsi di Eropa tersebut muncul dari sebagian supporter hingga pelatih berusia 51 tahun ini akhirnya memutuskan untuk angkat kaki.

“Allegri benar-benar kecewa dan merasa telah dikhianati oleh Juventus. Dirinya sangat kecewa oleh Andrea Agnelli, selaku presiden klub,” ujar Galeone, seperti dilansir oleh Calciomarcato.

“Dia memang masih belum menyelesaikan misi utamanya, tapi sebenarnya saya telah menyarankan dirinya pergi meninggalkan Juventus sejak beberapa tahun lalu. Saya sendiri memiliki masalah dengan Juve sejak 1958. Karena mereka bertingkah sombong seakan telah memiliki segalanya,” tutup Galeone.

Alasan Allegri menanggalkan jabatan sebagai pelatih Bianconeri memang sangat mengejutkan. Pasalnya, Allegri terbilang sukses membawa Si Nyonya Tua meraih kembali masa kejayaan dan bisa dikatakan hanyalah gagal di kompetisi Eropa. Selain itu Allegri juga masih memiliki kontrak hingga tahun 2021.

Kini jika benar memang polemik berada dalam jajaran petinggi Juventus, maka tanggung jawab berat harus siap dihadapi Sarri jika dirinya tidak ingin merasa kecewa seperti pendahulunya.