Rasisme Bukanlah Bagian Dari Inter Milan

Reuters Connect

Kejadian yang menimpa Lukaku membuat sang presiden Inter Milan angkat bicara Presiden Inter Steven Zhang menyatakan bahwa rasisme bukanlah bagian dari identitas Inter Milan dan berjanji akan berbicara pada Romelu Lukaku.

Lukaku menerima ujaran rasisme dari fans Cagliari sebelum jeda internasional, akan tetapi tindakan tersebut  secara mengejutkan dianggap lumrah oleh ultras Nerazzuri, yang mengungkapkan bahwa sorakan monyet adalah bentuk dari intimidasi.

“Dalam DNA di tim kami, ada perlawanan dalam menentang kekerasan, rasisme dan semua bentuk dari diskriminasi,” ungkap Zhang pada Associated Press.

“Sungguh, sepakbola harus mengedukasi orang-orang di seluruh dunia. Saya akan berbincang dengan Lukaku kala ia kembali dari komitmennya membela tim nasional.

“Inter dibangun dengan prinsip-prinsip inklusif dan internasional. Kami selalu terbuka pada orang-orang dari berbagai kultur, kewarganegaraan dan juga warna kulit.

“Karakteristik ini adalah bagian dari DNA Nerazzurri dan akan selalu seperti itu. Kuharap insiden dari rasisme akan berkurang dan bahkan akan menghilang, baik di Italia dan seluruh dunia.

“Sepakbola harus menjadi sesuatu yang menyenangkan, bukan olahraga untuk rasisme.”