Pertahanan Buruk, De Ligt Dihujani Kritik

getty images

Bek baru Bianconeri, Matthijs de Ligt, mendapat kritik pedas lantaran tampil buruk pada laga-laga pramusim Juventus sejauh ini. Performa De Ligt dianggap tidak sesuai ekspetasi.

Sebelumnya De Ligt ketahui menkado aset paling berharga La Vechia Signora pada bursa transfer kali ini. Bak muda satu ini mantap menjatuhkan pilihannya kepada Juventus meski mendapat banyak tawaran dari klub-klub top eropa lain.

Kroscek besar yang dikeluarkan oleh Bianconeri , sebagai pemain dengan reputasi yang mendahului bukti, De Ligt diharapkan bisa membantu Juve jadi lebih kuat. Sayangnya, sejauh ini De Ligt masih kesulitan mendapatkan kepercayaan fans Juve.

Menukil Sport, awal karier De Ligt bersama Juventus berjalaan sulit. Bek muda ini masih berusaha menyesuaikan diri dengan taktik Maruizio Sarri, dengan jumlah kebobolan tim yang mengkhawatirkan.

Contoh yang paling jelas dari kesulitan De Ligt tampak ketika dia menghadapi bibit muda lainnya, Joao Felix. De Ligt kesulitan mengatasi kecepatan Felix, bahkab bisa terlewati dengan mudah.

Media-media Italia mengklaim duel melawan Felix sangat berat bagi De Ligt. Juve justru lebih banyak kebobolan usai kedatangan De Ligt ke Turin.

Tercatat, pada lima laga pramusim, Juve sudah kebobolan sembilan gol.

De Ligt mungkin tidak bertanggung jawab sepenuhnya pada masalah pertahanan Juve. Bahkan De Ligt hanya memainkan 143 menit darilima pertandingan tersebut.

Artinya, masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan apa pun. Kemampuan De Ligt yang sebenarnya masih belum terbukti,

Biar begitu, kritik cepat terhadap De Ligt dapat dipahami. Mau tak mau, itulah konsekuensi dari transfer bek tengah yang disebut bakal jadi yang terbaik di dunia. De Ligt akan selalu disorot.