Matthijs de Ligt Banyak Belajar dari Pemain Juventus dan Barcelona

Reuters

Turin (26/02) – Bek muda Juventus, Matthijs de Ligt, menyebut beberapa pemain Juventus dan Barcelona yang menjadi panutan gaya bermainnya.

"Sampai usia 14 tahun di Ajax, saya bermain sebagai gelandang bertahan dan ada dua pemain yang jadi panutan saya: Sergio Busquets dan Andrea Pirlo. Saya sering sekali menonton video-video Pirlo dan sangat menyukai gaya bermainnya. Dia panutan yang hebat bagi saya," ujar De Ligt.

Sekarang, ia yang berkembang menjadi bek tengah dan membela Juventus, kini mengidolai dua bek veteran di klub asal Turin tersebut.

"(Leonardo) Bonucci bek yang sangat kuat, dia punya visi hebat dan sangat bagus dengan bola. Dia bisa membuat umpan panjang dan pendek yang akurat, hal itu pun penting bagi saya, sebab saya tahu saya harus banyak belajar dalam hal tersebut," ujar bek asal Belanda ini.

"Man-marking (Giorgio) Chiellini di kotak penalti luar biasa, saya tak pernah melihat orang sepertinya. Saya sering bilang kepadanya ia seperti punya magnet di kepalanya sebab dia selalu berada di posisi yang tepat. Dia benar-benar luar biasa," puji De Ligt.

Bek berusia 21 tahun ini pun merasa dirinya sedang dalam kondisi yang bagus dan berkembang dengan baik di Italia.

"Menurut saya, saya berada dalam kondisi fisik yang baik, saya merasa lebih kuat dan lebih cepat. Saya pun banyak belajar dalam segi taktik sejak datang ke Italia," ungkap De Ligt.

"Di Ajax, kami sering melakukan man-marking, sementara di Serie A lebih ke zonal (marking). Punya pengalaman di kedua sistem akan membuat saya menjadi pemain yang lebih baik," sebut bek Juventus ini.


>