Kini Berseragam Cagliari, Nainggolan Curhat Dulu Ia "Dipaksa" Pindah dari Roma Menuju Inter

Getty Images

Radja Nainggolan kini membela Cagliari. Meninggalkan Inter Milan dengan status pinjaman, klub yang baru dibelanya sejak tahun 2018. Radja Nainggolan melontarkan pertanyaan terhadap penyesalannya terkait Roma, perbandingan dirinya dengan penggantinya di Inter Nicolò Barella dan bagaimana perubahan yang ia rasakan ketika berlabuh ke Cagliari.

Kini punggawa asal Belgia tersebut kembali ke tempat ia memulai, ke Sardinia dengan status pinjaman semenjak meninggalkannya di Januari 2014.

“Saya memiliki begitu banyak pengalaman, beberapa campaign yang penting, saya kembali ke sini dan berharap akan memberikan kontribusi penuh pada Cagliari,” ujar sang gelandang ke Sky Sport Italia.

Nainggolan bertukar tempat dengan dengan Barella, yang bergabung dengan Inter dengan nilai transfer €40 juta euro.

“Akan jadi hal yang tak bisa dielakkan pasti akan ada perbandingan, melihatnya tiba dan saya bergabung ke klub lamanya. Barella memiliki beberapa musim-musim yang baik di sini, dia masih muda dan terlihat memiliki tekad yang kuat, saya berharap ia akan memiliki karir yang cemerlang”.

Terkait alasan kepindahannya ke Cagliari yang begitu personal, sang istri yang berasal dari Sardinia dan menginginkan istrinya lebih dekat pada keluarganya setelah didiagnosa kanker.

“Saya begitu kalem dan tenang. Sepakbola selalu menjadi distraksi yang baik dalam hidupku, secara umum, berlatih dan bermain mampu mengubah moodku dan pikiranku”.

Bergabungnya ia ke Inter Milan memberikan pukulan tersendiri baginya. Menurutnya itu bukan keputusannya untuk hengkang dari AS Roma. Ia yakin ada sosok Monchi di balik keputusan paksaan hengkangnya ia dari AS Roma. Monchi kala itu menjabat sebagai direktur olahraga I Giallorossi

“Saya memiliki banyak penyesalan, ketika saya ‘dipisahkan’ dari Roma, itu hal yang sangat berat. Saya yakin saya juga bisa disalahkan dalam hal itu, tapi itu perihal lain sebuah keputusan yang dibuat oleh seseorang yang tak lagi di sana. Saya bahkan bisa tetap tinggal...”

“Itu adalah pilihan-pilihan yang kau buat pada saat itu, dan itu hanya akan menjadi sebuah penyesalan yang tak mengubah apapun”

“Saya senang dengan karir dan keputusan saya, tapi saya harap akan terus bisa meraih momen-momen yang memuaskan, karena saya masih merasa lapar” Ungkap pemain yang memiliki darah Indonesia tersebut.