Derby della Madonnina Berlangsung Panas Namun Harus Tetap Tenang

reuters

Duel sengit akan tersaji di kota Milan akhir pekan ini saat dua bersaudara Inter Milan dan AC Milan saling jumpa dalam laga yang bertajuk Derby della Madonnina. Tensi panas pertempuran kedua tim pun sudah diantisipasi oleh AC Milan.

Direktur sepak bola Milan, Zvonimir Boban, mengungkapkan pandangannya terkait perang sekota tersebut. Boban mengatakan bahwa pihaknya harus tetap tenang. Karena, laga Derby della Madonnina adalah pertandingan yang selalu panas dan penuh dengan emosi.

Pertandingan antara dua raksasa Serie A Italia, AC Milan vs Inter Milan ini sendiri akan berlangsung pada Minggu, 22 September 2019, Pkl 01.45 wib dan disiarkan secara langsung di beIN SPORTS.

"Dalam sepak bola, seringkali kita tidak bisa mendeskripsikan momen-momen tertentu yang terjadi. Derby ini adalah salah satu dari momen tersebut. Jika Anda belum pernah merasakannya, maka Anda tidak akan bisa membayangkannya," ujar Boban.

"Kemudian jika Anda sudah merasakannya, Anda tidak akan mampu untuk menjelaskan tetang kekuatan, harapan, dan tekanan yang beradu di atas lapangan. Sementara, jika Anda adalah seseorang yang berani dan berkarakter, setelah menyentuh bola, Anda akan merasa bahwa segala sesuatu menjadi berbeda," lanjutnya.

"Di pertandingan lain, Anda harus mencari motivasi yang lebih untuk bisa menang, tapi pada laga ini, yang terjadi adalah sebaliknya. Anda justru harus mencoba untuk tenang karena beribu emosi akan muncul menyerang. Itulah yang membuat derby ini menjadi unik, bersejarah, dan indah," tutup Boban.

Laga Derby Milan akhir pekan nanti juga merupakan ajang pembuktian dua pelatih baru baik dari masing-masing klub yakni Antonio Conte dan Marco Giampaolo.

Saat ini, Inter Milan berada di puncak klasemen sementara Serie A dengan tiga kemenangan beruntun. Sementara, AC Milan berada di peringkat ketujuh dengan raihan dua kali menang dan satu kekalahan.

Perbedan tiga poin dua rival sekota ini membuat, AC Milan wajib untuk tampil maksimal demi mengejar Inter, atau setidaknya, masuk ke zona Liga Champions, yaitu dengan menembus empat besar.

Mengacu pada statistik, dalam 10 Derby Milan terakhir di Serie A, Nerazzurri berhasil tampil lebih baik dengan empat kemenangan. Sebaliknya, Rossoneri hanya mampu meraih satu kemenangan dan sisanya, kedua tim bermain imbang.