Buffon: “Cristiano Datang, Juventus Kehilangan DNA Tim”

Reuters

Turin (24/12) — Gianluigi Buffon memberikan pernyataan menarik tentang alasan Juventus gagal meraih Liga Champions, terutama setelah kedatangan Cristiano Ronaldo.

Pada tahun 2018, Ronaldo pindah ke Juventus dari Real Madrid dengan nilai transfer sebesar 100 juta euro. Pada musim panas yang sama juga, Buffon justru pergi dari Turin untuk bergabung dengan Paris Saint-Germain.

Namun, menurut kiper yang sekarang membela Parma tersebut, saat itulah kesempatan terbesar Si Nyonya Tua untuk menjuarai Liga Champions.

“Juve punya peluang juarai Liga Champions pada tahun pertama ia pergi, yaitu tahun saat saya berada di Paris Saint-Germain, dan saya tak tahu apa yang terjadi,” jelas Buffon.

Karier Buffon di PSG tak berlangsung lama. Setelah semusim, ia kembali berseragam Bianconeri dan kali ini berkesempatan bekerja sama dengan penyerang asal Portugal tersebut.

Saat saya kembali, saya bekerja bersama CR7 selama dua tahun dan kami tampil baik bersama-sama. Namun, menurut saya Juve kehilangan DNA yang kuat dalam kerja sama tim,” jelas kiper berusia 43 tahun ini.

“Kami mencapai final Liga Champions pada 2017 sebab kami tim penuh pengalaman. Namun, di atas semua itu, kami merupakan satu kesatuan dan ada kompetisi untuk berebut posisi di tim utama yang sangat kuat. Kami kehilangan itu bersama Ronaldo,” ungkap Buffon.

Bukan cuma Buffon yang mengungkapkan hal ini, dua bek berpengalaman Juventus, Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini mengungkapkan hal serupa. Menurutnya, saat Ronaldo di Turin, tim tak lagi bekerja sama dan lebih banyak mengandalkan penyerang yang kini berseragam Manchester United tersebut.


>