Modric: FIFA Perlakukan Pemain Seperti Militer

Octavio Passos/Getty Images

Luka Modric mengecam penjadwalan ulang laga antara Kroasia dan Kosovo yang dilakukan FIFA baru-baru ini.

Lantaran hujan yang sangat deras di Zagreb saat pertandingan ini hendak dilangsungkan, akhirnya badan tertinggi sepakbola dunia itu menata ulang bentrokan antara keduanya.

Duel ini pun dihelat pada Minggu sore kemarin. Pada akhirnya, Kroasia berhasil menang 1-0 atas Kosovo. Tapi, bintang Real Madrid ini tetap merasa kesal dengan keputusan terburu-buru yang dibuat FIFA karena memengaruhi kondisi fisik para pemain.

"Apa yang terjadi pada kami memengaruhi kami sepanjang pertandingan," ungkap Modric dalam konferensi pers.

"Pada Sabtu malam, kami diberitahu, kami tidak akan bermain. Kami tidur lebih malam dari biasanya, sekitar dua sampai tiga jam lebih lama."

"Pagi ini, kami harus bangun layaknya kami ini adalah tentara. Sebab kami mesti memainkan pertandingan hari ini."

"Ini bukan persiapan yang tepat untuk menghadapi pertandingan penting semacam ini. FIFA kembali menunjukkan bahwa mereka tidak peduli dengan para pemain, bagi mereka yang penting laga dimainkan."

Setelah pertandingan ini ditunda, hanya berselang beberapa jam FIFA mengumumkan hasil penjadwalan ulangnya. Modric lebih jauh menilai, lapangan yang digunakan untuk laga ini juga jauh di bawah standar dan tidak aman.

"Bermain di lapangan ini sangat berbahaya, tapi FIFA tidak peduli apaka seorang pemain cedera," lanjutnya.

"Hal terpenting adalah, kami harus menghadapi Turki dan mereka tidak ingin kembali pertandingan ini dialihkan ke hari Rabu."


>