Leicester Pecat Craig Shakespeare

Laurence Griffiths/Getty Images

Craig Shakespeare resmi dipecat sebagai manajer Leicester City hanya empat bulan setelah menukangi klub dengan status permanen.

Pria 53 tahun ini menjadi suksesor Claudio Ranieri, yang didepak pada Februari, sebagai caretaker musim lalu dan membawa klub merangkai enam kemenangan beruntun di semua kompetisi dan delapan kemenangan dari total 16 pertandingan. The Foxes pun keluar dari zona degradasi dan finis di posisi ke-12.

Namun, menyusul hasil seri 1-1 denan West Bromwich Albion pada Senin kemarin, Leicester harus terpuruk di tiga posisi terbawah, sehingga klub memutuskan membebastugaskan Shakespeare, sementara asisten Michael Appleton akan mengambil alih untuk lawatan ke Swansea City, weekend nanti.

“Craig telah menjadi pelayan hebat untuk Leicester City – selama periodenya sebagai asisten manajer dan sejak mengambil alih posisi manajer dalam situasi menantang pada Februari,” kata wakil presiden Leicester Aiyawatt Srivaddhanaprabha

“Dedikasinya untuk klub dan pekerjaannya absolut dan kontribusi yang ia berikan pada periode paling sukses dalam sejarah Leicester sangat besar.

“Namun, janji awal kami di bawah manajemen Craig belum terbukti secara konsisten beberapa bulan terakhir dan dewan merasa bahwa, sayangnya, perlu perubakan agar klub tetap melangkah ke depan – sesuai dengan harapan jangka panjang fans, dewan dan pemilik.

“Craig akan tetap menjadi figur sangat populer, dihormati di Leicester City dan akan diterima kembali di King Power Stadium di masa yang akan datang, baik secara profesional dan sebagai teman klub ini.

Beberapa nama kemudian disebut masuk bakal calon pengganti Shakespeare, termasuk mantan manajer Inggris Sam Allardyce, Chris Coleman, Roberto Mancini serta eks pelatih Borussia Dortmund Thomas Tuchel.

Leicester baru sekali menang di liga musim ini, dan mengoleksi enam poin di posisi ke-18. Tiga angka lainnya dipetik dari hasil seri melawan Huddersfield, Bournemouth dan West Brom. Leicester juga menang melawan Sheffield United dan Liverpool di Piala Liga.


>