Klopp: Liverpool Bukan Balas Dendam kepada Real Madrid

Reuters

Liverpool (26/05) — Liverpool kembali bertemu lagi di final Liga Champions dari Real Madrid. Dalam pertemuan pada 2018 silam, The Reds kalah 1-3. Namun, Jurgen Klopp enggan menyebut final pada Minggu dini hari nanti jadi misi balas dendam mereka.

“Itu (final 2018) malam yang kejam bagi kami, sangat sulit diterima sebab keadaannya, cara kami kebobolan gol dan cederanya Mo Salah tentunya. Saya tak percaya kepada balas dendam. Saya mengerti, cuma menurut saya balas dendam bukan ide bagus,” jelas Klopp.

“Saya mengerti Salah mengatakan ia ingin memperbaiki keadaan dan saya ingin memperbaikinya juga. Namun, semuanya baik-baik saja antara saya, kami dan Real Madrid. Jika kita menang itu bukan karena hal yang terjadi pada 2018,” jelas pelatih Liverpool ini.

“Ini final Liga Champions, jadi mari kita lihat tak ada (pemain Liverpool) yang merasa kesakitan dari hari Minggu lalu. Kami cuma menanti laga ini melawan tim yang sangat kuat, lawan paling berpengalaman yang bisa kau dapatkan dalam kompetisi ini,” lanjutnya.

“Menurut kami bukan karena kami memenangi dua kompetisi sekarang dan kami dekat dengan kompetisi ketiga sehingga kami peduli akan hal itu. Bukan, bukan itu masalahnya,” ungkap pelatih Jerman ini.

“Kau tak pernah tahu seberapa sering kau capai final Liga Champions, jadi kau lebih baik memanfaatkan sedikit peluang yang kau dapatkan. Bagi kami, ini sekarang sangat spesial, kali ketiga dalam lima tahun. Itu sangat spesial bagi grup ini,” tandas Klopp.


>