Klopp Kecewa dengan Lini Belakang Liverpool

Getty Images

Liverpool –yang membuat delapan perubahan pasca pertandingan imbang 1-1 kontra Burnley- dua kali kecolongan gol pada babak kedua pertandingan yang diselenggarakan di King Power Stadium. Mereka pun tersingkir dari babak ketiga Piala Liga.

Pasukan Klopp awalnya menghalau tendangan sudut, namun gagal mengantisipasi bola muntahan ke kotak penalti, yang berhasil dimanfaatkan Shinji Okazaki dengan tendangan rendahnya yang tak mampu diselamatkan kiper Danny Ward.

Leicester memastikan kemenangan mereka pada 12 menit terakhir pertandingan, memanfaatkan bola lemparan sebelum akhirnya Islam Slimani melepaskan tendangan keras menggunakan kaki kirinya yang mengarah ke sudut atas gawang Reds.

“Kami memainkan sepak bola yang sangat bagus di babak pertama, kami seharusnya dapat menentukan akhir pertandingan pada menit-menit awal. Kami mendapat kans besar,” ujar Klopp. “Tapi itulah sepak bola – permainan 90 menit.

"Saya pikir ini bola kedua pasca tendangan sudut, lalu bola lemparan ke dalam. Saya muak dengan gol-gol semacam ini, kalau boleh jujur. Sulit dipercaya.

“Anda harus tetap berkonsentrasi hingga akhir, mereka terlalu mudah mencetak gol. Gol pertama, kami tidak menekan bersama, saya sudah mengatakannya sekali atau seribu kali, entahlah, tak bagus saat kebobolan gol-gol semacam ini, dan hari ini terjadi lagi.”

Liverpool mendominasi babak pertama pertandingan, tapi kesulitan mengatur alur permainan pasca Philippe Coutinho ditarik mundur dan digantikan Ben Woodburn pada turun minum.

Klopp mengungkap memang begitu rencana untuk Coutinho – yang baru tampil sekali di musim ini pada pekan lalu – untuk ditarik mundur di jeda antara dua babak.

“Empat puluh lima menit adalah batasnya. Kami tak bisa memaksakan dia,” ungkap Klopp.


>