Gerrard Bermimpi Melatih Liverpool, Tapi Bukan Sekarang

reuters

Setelah baru saja sukses meraih prestasi tertinggi dalam karier kepelatihannya yakni dengan membawa Rangers FC menjadi juara Scottish Premiership, kini Steven Gerrard dihubung-hubungkan menjadi pengganti Jurgen Klopp di Liverpool.

Sang legenda memang baru saja membuat publik tercengan dengan keberhasilannya membawa Rangers menjuarai Liga Premier Skotlandia, menghentikan dominasi Celtic.

Ini merupakan sebuah sejarah untuk Rangers yang sukses mematahkan dominasi juara Celtic dalam 10 tahun terakhir. Bahkan Gerrard hingga saat ini sukses membawa Rangers tak terkalahkan di sepanjang musim.

Namun sayang, karier kepelatihan Gerrard berbending terbalik dengan nasib Liverpool belakangan yang mengalami penurunan performa drastis dimana sang juara bertahan sampai tercecer ke peringkat delapan klasemen Premier League sementara. Situasi buruk ini pun membuat posisi Jurgen Klopp di kursi pelatih mulai tidak nyaman.

Banyak pihak yang langsung menghubungkan kesuksesan Gerrard sebagai solusi mengembalikan kegaharan Liverpool andai Klopp dipecat. Namun sebaliknya, Gerrard justru mendukung Jurgen Klopp untuk bisa lebih lama bertahan di Anfield.

"Kami saat ini memiliki salah satu pelatih terbaik yang memimpin klub," ujar Gerrard mengenai Klopp dalam wawancara dengan ITV.

"Saya menyukaianya dan tentu berharap dia mampu bertahan untuk beberapa tahun lagi - saya sekarang memiliki pekerjaan di sini dan saya rasa pembicaraan ini tidak akan begitu membantu - saya harap Jurgen Klopp bertahan di Liverpool selama bertahun-tahun," tambah Gerrard.

Namun Gerrard sendiri mengakui bahwa kembali ke Liverpool sebagai pelatih adalah salah satu mimpi terbesar dalam karier kepelatihannya.

"Liverpool adalah klub saya, jika anda bertanya apakah suatu impian bagi saya untuk menjadi pelatih Liverpool? Ya, benar itu jawaban saya. Tapi untuk saat ini rasanya belum dan siapa bilang saya sidaj cukup bagus untuk menangai mereka (Liverpool)?" tutur Gerrard.

"Ada banyak pelatih hebat, namun kita harus menghormati Jurgen Klopp terlebih dahulu." tutup Gerrard.


>