Perseteruan Neymar dan Alvaro Gonzalez Berlanjut

Reuters

Paris (14/01) – Usai membawa Paris Saint-Germain juarai Trophee des Champions dan menaklukkan Marseille, Neymar membuka luka lama dan mengusik Alvaro Gonzalez.

Kedua pemain sempat berselisih pada September 2020 lalu. Pada saat itu, Neymar menuduh Alvaro rasis karena bek Marseille itu mengatainya dengan sebutan “monyet”. Dalam laga tersebut, Paris Saint-Germain kalah 0-1 dan insiden tersebut membuat keduanya dikartu merah wasit.

Kesempatan pemain Brazil tersebut untuk balas dendam pun datang dan Neymar kali ini keluar menjadi pemenang dalam laga Trophee des Champions. Usai mengangkat piala, penyerang asal Brazil tersebut mengusik Alvaro dalam cuitan di akun Twitternya, “Raja, Alvaro, benar kan?”

Pemain Marseille tersebut ternyata tak tinggal diam dan membalas cuitan itu, “orang tua saya selalu berpesan untuk membuang sampah. Ayo, Marseille, selalu.”

Perang cuitan ini pun berlanjut dan Neymar membalasnya dengan emoji tertawa, “dia lupa caranya menjadi juara.”

Alvaro pun kembali membalas bahwa pemain Paris Saint-Germain itu akan selalu hidup di bawah bayang-bayang legenda senegaranya, Pele. Foto Pele menggendong tiga trofi Piala Dunia pun ditampilkan bek Marseille tersebut.

Lagi-lagi dengan emoji tertawa, Neymar membalas bahwa Alvaro juga hidup di bawah bayang-bayangnya. Menurut pemain Brazil itu, bek Marseille tersebut dibuat terkenal olehnya. Sungguh perang kata-kata yang panas.