Lelah Dikritik, Kylian Mbappe Mungkin Tinggalkan PSG

Reuters

Paris (02/04) – Kylian Mbappe mengungkapkan dirinya lelah menerima kritik di Prancis dan mempertimbangkan untuk berpindah klub ke luar negerinya.

Mbappe menghabiskan seluruh karier profesionalnya di Prancis, mulai bermain di tim senior Monaco, lalu pindah ke Paris Saint-Germain dan menjadi salah satu pemain andalan Les Bleus. Ia pun mengungkapkan kelelahannya akan kritik dari negara asalnya.

"Bermain untuk klub di negaramu sendiri dapat melelahkan, lalu kau harus memberikan segalanya untuk tim nasionalmu," ungkap Mbappe usai membantu Prancis mengalahkan Bosnia 1-0.

"Berbeda bagi pemain yang bermain di luar negeri dan hanya pulang untuk laga internasional. Saya di Prancis setiap waktu dan itu berarti orang-orang lebih banyak membicarakanmu. Sulit memang, tetapi saya tahu hal itu kala saya bergabung PSG," ujar pemain berusia 22 tahun ini.

Kritik dari Prancis pun membuat ia memikirkan untuk bermain di luar negeri.

"Tentunya. Namun, bukan itu saja. Yang penting, saya bisa menikmati di manapun saya berada dan menikmatinya setiap hari. Saat saya membuat keputusan (untuk pindah klub), saya akan memberitahunya," tegas Mbappe.

Kontrak penyerang Les Parisiens ini akan berakhir pada 2022 mendatang dan klub dikabarkan tak sabar karena ia belum juga perpanjang kontrak.

Untuk mencegah Mbappe pergi secara gratis, PSG dikabarkan rela melepasnya dengan harga di bawah 150 juta euro. Real Madrid dan Liverpool dikabarkan meminati jasa striker Prancis ini.


>