Kylian Mbappe Menjelaskan Alasannya Tolak Real Madrid

Reuters

Paris (04/06) – Real Madrid sudah lama ingin mendatangkan Kylian Mbappe, terutama saat dirinya bersinar di Monaco pada musim 2016/17. Namun, penyerang PSG ini mengungkap minat Los Blancos ternyata sudah ada sebelum itu.

Pada tahun 2014, Mbappe pernah mengunjungi pusat latihan Real Madrid dan bertemu pemain idolanya, Cristiano Ronaldo, dan Zinedine Zidane yang saat itu menjadi pelatih Real Madrid Castilla.

Walaupun begitu, penyerang berusia 22 tahun ini tak bergabung dengan tim muda Real Madrid atas saran ayahnya.

"Orang tua saya ingin saya memulai karier dan belajar di Prancis. Mereka ingin saya bermain sepak bola, tetapi melanjutkan pendidikan saya juga. Pergi ke Spanyol, bahkan bersama Zidane waktu itu, (akan sulit karena) negara yang berbeda, budaya yang berbeda..."

Beberapa tahun kemudian, Mbappe menjadi bintang muda yang paling bersinar di dunia sepak bola. Ia pun menceritakan kesulitan yang ia hadapi ketika dirinya secara cepat menjadi bintang pada usia belia.

"Pada awalnya, sulit menanggung beban itu, sebab saya sangat muda. Saya masih berusia 18/19 tahun yang suka melakukan hal-hal remaja yang berusia 18/19 tahun. Namun, saat di lapangan, saya diminta jadi dewasa," ungkap penyerang asal Prancis ini.

"Saat kau berada di puncak, tak ada ruang bagi anak-anak. Ini dunia orang dewasa dan kau harus siap untuk hal itu," tegas Mbappe.  


>