Di Francesco Sebut Para Pemain Roma ‘Kurang Percaya’

FILIPPO MONTEFORTE/AFP/Getty Images

Roma berusaha mati-matian dan menang 4-2 dalam leg kedua semi-final Liga Champions melawan Liverpool pada hari Rabu (2/5), namun hasil itu tak cukup untuk membawa mereka menuju final. Dengan agregat 7-6, Liverpool lah yang melenggang menuju Kiev untuk berhadapan melawan Real Madrid.

Tim Serie A ini punya tugas berat saat menjamu Liverpool, mengingat mereka kalah 5-2 di Anfield. Roma nyaris membawa laga menuju waktu tambahan setelah Radja Nainggolan mencetak brace di menit-menit akhir. Namun, hal tersebut terbilang terlambat.

Ada perdebatan mengenai dua kemungkinan penalti untuk Roma, yang membuat direktur olahraga mereka, Monchi, menuntut untuk diterapkannya video assistant referee (VAR) dalam Liga Champions. Ia merasa Edin Dzeko tak offside sebelum dijatuhkan kiper Liverpool Loris Karius, serta menganggap Trent Alexander-Arnold pun terlibat dalam insiden handball.

Sementara itu, Di Fransesco tak terlalu memikirkan hal tersebut dan hanya merasakan sesal dan amarah dengan para pemainnya.

“Kami telah tumbuh melalui pengalaman ini, tapi saya menyesal karena tim ini seharusnya lebih percaya kepada peluangnya, kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol dan lebih menekan Liverpool,” ujar Di Fransesco kepada Mediaset Premium.

“Pertama-tama, saya merasa kecewa dengan tersingkirnya kami dan saya memberi tahu para pemain bahwa mereka tampil apik,  karena bereaksi seperti tadi dan mengancam Liverpool dengan nyaris sempurna di babak kedua.

“Penting bagi Roma untuk jadi protagonis lagi di Liga Champions musim depan. Tapi, pertama kami harus mengamankan posisi kami di Serie A. Kami telah membuktikan kami dapat bersaing di turnamen selepas perjalanan yang tak terlalu mudah, tapi saya tak akan puas. Kami bisa meraih lebih.”

Download aplikasi beIN SPORTS CONNECT di App Store (Apple iOS) atau Google Play (Android) untuk menyaksikan semua pertandingan liga-liga terbesar Eropa termasuk Premier League secara LIVE.


>