Walau Griezmann Pergi, Messi Tetap Tak Bisa Bertahan

Reuters

Barcelona (07/09) — Presiden Barcelona, Joan Laporta, membantah adanya kemungkinan Lionel Messi bertahan jika Antoine Griezmann pergi terlebih dahulu.

Lionel Messi pergi setelah Barcelona tak mampu membayar gajinya walau telah dipotong 50%. Penyebabnya adalah utang Blaugrana yang terlalu besar dan beban gaji pemain yang masih sangat tinggi.

Setelah kepergian Messi, satu per satu kapten Barcelona, Gerard Pique, Sergio Busquets, Sergi Roberto, dan Jordi Alba, memangkas gajinya. Tujuannya untuk bisa mendaftarkan beberapa pemain baru seperti Memphis Depay, Sergio Aguero, dan Eric Garcia.

Bagaimanapun, beberapa fans tetap menyerang Antoine Griezmann yang memiliki gaji tertinggi di Barcelona setelah Messi. Fans menganggap, jika Griezmann pangkas gajinya, mungkin Messi bertahan.

 

Sekarang setelah pemain asal Perancis tersebut pergi juga untuk kembali ke klub lamanya, Atletico Madrid, presiden Barcelona, Joan Laporta pun menegaskan klub tetap tak bisa memertahankan Messi.

“Messi tak bisa bertahan walau dengan kepergian Griezmann dan pengurangan gaji para kapten. Namun, yang paling penting kita telah mengurangi beban gaji sebab tahun depan kami akan jadi lebih ambisius,” jelas Laporta.

“Menurut saya kami semua sedih sebab situasinya tak sesuai dengan yang kami inginkan. Saya belum berbicara dengan Messi lagi sejak saat itu. Saya melihat debutnya dengan PSG dan aneh melihat dia dengan tim lainnya, rival. Saya tak suka melihatnya dalam kostum lain,” ungkap presiden Barcelona ini.


>