Modric: “Kami Semua Mengira Mbappe Akan ke Madrid”

Reuters

Madrid (05/07) — Luka Modric meminta Real Madrid untuk move on setelah ditolak oleh Kylian Mbappe yang memilih memanjangkan kontraknya di Paris Saint-Germain.

“Mbappe membuat keputusannya, itu haknya dan sekarang dia hidup dengan keputusan tersebut. Kami semua mengira ia akan datang kepada kami, tetapi itu tak terjadi… Sekarang apa? Kami takkan mengutuknya,” jelas Modric.

“Mbappe seorang pemain hebat, tetapi saya selalu mengulangnya, tiada pesepak bola yang lebih penting dari klub. Real Madrid yang terbesar, di atas semua pemain, dan akan selalu seperti itu,” tegas pemain asal Kroasia ini.

Modric pun turut bicarakan rekannya, Sergio Ramos, yang musim lalu pindah ke PSG bersama rival mereka di ElClasico, Lionel Messi.

“Semua perpisahan dengan pemain saat kau berbagi era kesuksesan itu menyakitkan, bagi semua orang juga. Langka melihat Messi, setelah banyak Clasico juga, mengenakan kostum yang berbeda,” lanjutnya.

Ia pun mengenang kembali saat Los Blancos menang dan balikkan kedudukan kala bertemu PSG pada perdelapan final Liga Champions musim lalu.

“Dengan Neymar dan Mbappe, mereka punya koleksi bakat, tetapi kami Real Madrid dan kami menemukan ritme kami. Dengan dukungan luar biasa dari fans, kami menghancurkan mereka,” jelas Modric.

“Itu malam yang spektakluer, salah satu yang paling impresif bagi saya. Sejak kemenangan itu, persepsi fans berbeda mengenai potensi kami di Liga Champions. Rasa skeptis pun menghilang,” tegas gelandang berusia 36 tahun ini.


>