Masa Depan El Clasico Ditangan Dua Pemuda Jepang

reuters

Rivalitas dua musuh bubuyutan yakni, Barcelona dan Real Madrid tampaknya akan terus berlangsung abadi. Gambaran ini jelas terpajang setelah kedua tim sama-sama merekrut dua pemain muda dari Jepang.

Real Madrid terlebih dahulu bergerak dengan merekrut Takefusa Kubo. Sementara kemudian menyusul Barcelona yang baru saja mendatangkan Hiroki Abe.

Keduanya memang masih berusia belia dan baik Barcelona maupun Real Madrid pun telah memastikan akan memasukan wonderkid mereka ke skuat junior. Takefusa Kubo akan bermain untuk Real Madrid Castilla di divisi dua, sementara Hiroki Abe memperluat Barcelona B di divisi tiga.

Namun meski hanya untuk tim junior, kedatangan Takefusa Kubo dan Hiroki Abe jelas menandai babak baru dalam rivalitas Barcelona dan Real Madrid.

Real Madrid membuat kejutan terlebih dahulu dengan memboyong Takefusa Kubo dari FC Tokyo dengan nilai transfer sebesar 2 juta euro. Bukan dari nilai transfer namun hal yang mengejutkan adalah lantaran Kubo merupakan salah satu lulusan akademi Barcelona.

Kubo memperkuat akademi Barcelona sejak tahun 2011 hingga 2015, tepatnya setelah Barcelona terkena sanksi larangan transfer oleh FIFA saat membelinya dari Kawasaki Fontale. Pada jangka waktu tersebutlah Kubo mendapat julukan Lionel Messi dari Jepang.

Seakan tidak mau kalah dari Real Madrid, La Blaugrana pun kemudian memutuskan merekrut pemain muda terbaik J-League tahun 2018, Hiroki Abe..

Gelandang serang yang juga bisa bermain sebagai winger ini berusia dua tahun lebih tua dari Kubo. Dengan pengalaman dan prestasi yang melekat pada sosok Abe, bukan tidak mungkin yang sempat membela Jepang di Copa America 2019 ini akan mampu promosi ke tim senior lebih dulu dari Kubo.

Kedua bintang muda Jepang ini pun sekaligus menegaskan prospek jangka panjang akan rivalitas Barcelona dan Real Madrid atau yang biasa dikenal dengan duel El Clasico.