Eks-Presiden Barcelona, Bartomeu Ditangkap Karena Skandal Medsos

Reuters

Barcelona (02/03) – Mantan Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, ditangkap setelah polisi menggeledah kantor klub. Ia diduga menyewa agensi media sosial untuk menyerang para pemain dan staf klub Barcelona.

Pada hari Senin (01/03) waktu setempat, polisi menggeledah kantor klub Barcelona. Setelah itu, mantan presiden mereka, Bartomeu, beserta tiga mantan petinggi klub lainnya ditahan polisi.

Kabar dari polisi setempat mengatakan kepada ESPN bahwa "penangkapan dilakukan, tetapi kami tak bisa memberikan nama (siapa saja yang ditangkap). Kami dalam proses menjalani operasi saat ini dengan para agen dari unit kejahatan keuangan."

Setahun lalu, stasiun radio lokal membeberkan dokumen yang menyatakan bahwa Barcelona kepemimpinan Bartomeu menyewa agensi penyedia jasa media sosial, I3 Ventures, untuk menyerang para pemain dan staf klub yang menentangnya.

Dari bukti-bukti yang ditemukan, I3 memiliki beberapa akun Facebook yang kerap menyerang Lionel Messi, Gerard Pique, legenda klub Xavi Hernandez, mantan pelatih Pep Guardiola dan kandidat presiden baru Victor Font dan Agusti Benedito.

Pada saat itu Bartomeu dan Barcelona langsung memutus kontrak dengan I3 dan menolak tuduhan tersebut.

Ini bukan pertama kalinya Camp Nou digeledah polisi terkait masalah ini. Pada Juni 2020, polisi setempat melakukan penggeledahan dan beberapa bulan kemudian, Bartomeu beserta petinggi Barcelona lainnya mengundurkan diri dari jabatannya di klub.


>