Bartomeu Akan Calonkan Diri Jadi Presiden Barcelona Lagi

Reuters

Barcelona (17/10) — Mantan presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, menjelaskan penyesalannya saat masih menduduki kursi tertinggi di Camp Nou. Ia pun siap calonkan diri lagi jadi presiden Barcelona.

“Tak melakukan penilaian setelah kekalahan dari Liverpool merupakan sebuah kesalahan,” ujar Bartomeu yang menyesali kekalahan Barcelona dari Liverpool pada putaran kedua semifinal Liga Champions 2019 silam.

“Kami harus melakukan pergantian generasi. Saya mendengarkan para pemain dan saya sayalh. Kami berada di ujung tanduk secara finansial, lalu pandemi mengejutkan kami semua,” jelas mantan presiden Barcelona ini.

“Beberapa pemain yang kami datangkan tak sesuai ekspektasi. Ada pemain yang menghabiskan banyak uang, tetapi hal seperti ini terjadi dalam sepak bola. Saat (Ousmane Dembele dan Philippe Coutinho) direkrut, mereka dipuji semua orang,” ujarnya.

“Coutinho datang sebab (Andres) Iniesta pergi. Dia pemain terbaik di Liga Inggris. Dembele datang karena Neymar pergi,” jelas Bartomeu.

“Untuk (Antoine) Griezmann, pelatih memintanya dan terus memaksa perekrutannya selama setahun. Menurut mereka dia penting untuk dibeli sebab Luis Suarez terus cedera pada musim itu,” ungkapnya.

Jelang konferensi persnya selesai, Bartomeu menegaskan hal yang mungkin akan mengejutkan banyak fans Barcelona.

“Saya akan mencalonkan diri lagi jadi presiden. Saya telah menghabiskan 12 musim bersama klub, bersama (Joan) Laporta, (Sandro) Rosell, lalu saya sendiri jadi presiden,” ungkapnya.

“Sebagai seorang Cule, itu sangat berharga. Semuanya berubah karena COVID. Dari sana rasanya seperti meminum racun,” tegas Bartomeu.


>