Ayah Aguero Tak Percaya dengan Tangisan Guardiola

Reuters

Barcelona (04/06) – Menurut ayah Sergio Aguero, Leonel del Castillo, Pep Guardiola tak pernah menginginkan anaknya di Manchester City.

Setelah sepuluh musim berseragam biru langit, Aguero memutuskan untuk tinggalkan Manchester City. Hal ini pun sempat membuat Pep Guardiola menangis ketika diwawancarai usai perayaan gelar juara Liga Inggris.

Beberapa hari kemudian, penyerang berusia 33 tahun itu bergabung dengan Barcelona dan Pep mengatakan bahwa mantan anak asuhnya akan bergabung dengan klub terbaik di dunia.

Bagaimanapun, salah satu faktor kepergian Aguero dari The Citizens ialah semakin minimnya menit bermain, terutama pada musim 2020/21 ketika Guardiola hanya menurunkannya sebanyak 12 kali di Liga Inggris.

Ayah Aguero, Leonel, mengatakan Guardiola tidak pernah menginginkan anaknya dan tak percaya dengan tangisan pelatih Manchester City tersebut.

"Saya tak percaya dengan tangisannya, dia tak pernah jujur dengan anak saya. Menurut saya, dia tak pernah menginginkannya. Guardiola pelatih yang hebat, tetapi ia selalu ingin jadi tokoh utama dalam tim," ujar ayah dari Aguero ini.

“Dari hari pertama dan seterusnya, ia mengubah para pemain atau lini tengah. Para pemain tak pernah tahu jika mereka penting atau tidak. Dia bilang Sergio tak bisa digantikan, tetapi dia sekarang tak berada dalam skuad," tegas Leonel.

Mengenai transfer anaknya ke Barcelona, Leonel pun mengungkapkan Sergio senang dan mendiskusikan pertemanan anaknya dengan Lionel Messi.

"Messi telah jadi temannya selama 15 tahun. Sepertinya dia akan tetap di Barcelona sehingga mereka akan bermain bersama," ujar Leonel del Castillo.


>