Ancaman Jovic Untuk Posisi Benzema di Real Madrid

getty images

Hasil buruk dimusim 2018/2019 membuat Real Madrid serius berbenah. Hampir semua lini mengalami evaluasi termasuk ketajamanan daya serang Los Blancos. Terbukti belum lama ini, Real Madrid meminang striker fenomenal, Luka Jovic dari Frankfurt

Penyerang Serbia ini baru saja diperkenalkan sebagai rekrutan anyar Real Madrid untuk musim 2019/2020 mendatang. Dengan penampilannya yang menjanjikan, kedatangan Jovic ternyata membawa ancaman yakni persaingan baru bagi lini serang Los Blancos.

Sebelumnya Real Madrid selalu mengandalkan posis penyerang inti pada sosok Karim Benzema. Pemain asal Perancis ini sukses mempertahankan posisinya dalam beberapa musim terakhir, namun dengan kurang meyakinkanya performa sang striker musim lalu, kehadiran Jovic kini jelas menjadi ancaman besar.

Sebenarnya posisi Benzema sudah mulai rawan sejak dua atau tiga musim lalu. Penampilan gemilang Ronaldo perlahan mulai mengusik tempat Benzema sebagai ujung tombak. Namun kepindahan Ronaldo musim lalu secara tidak langsung menyelamatkan nasib mantan striker Lyon tersebut.

Kehadiran Jovic jelas bukanlah sesuatu yang tidak bisa begitu saja dihiraukan. Sekedar catatan, Jovic telah sukses mengemas 27 gol dari 48 penampilannya di semua kompetisi musim ini. Raihan impresif tersebutlah yang membuat Los Merengques rela merogok kroscek hingga sebesar 60 juta euro. 

Jika mengesampingkan masalah produktivitas, aspek umur dan harga mahal jelas menguntungkan posisi Jovic. Karena sangat mustahil jika dengan ketajaman di usia muda dan harga selangit, namun Jovic justru berada di bangku cadangan. Situasi seperti ini justru bisa berbalik menimpa Benzema.

Salah sati opsi untuk menyelamatkan jam kerja Benzema di Real Madrid mungkin adalah jika Zinedine Zidane mau menerpkan formasi lain dengan menduetkan Benzema dan Jovic di lini depan.

Jika memang formasi dua striker ini terealisasi, maka salah satu yang harus dipertimbankan Zidane adalah bagaimana sekarang dirinya memberi posisi idel bagi Hazard. Sejatinya Hazard merupakan seorang pemain gelandang yang biasa beroperasi di sisi lapangan.

Namun belakangan di Chelsea, seperti halnya Ronaldo di MU, ketajaman Hazard membuatnya berkembang hingga bisa ditempatkan pada posis lain seperti playmaker atau bahkan penyerang.

Menarik untuk melihat, siapakah yang akan tersingkir dari ketatnya persaingan di skuat Real Madrid musim depan.