Pandemi dan Kesendirian Buat Christian Pulisic ke Terapis

Reuters

London (01/08) — Pandemi COVID-19 dan bekerja jauh dari keluarga membuat Christian Pulisic kesulitan. Ia pun tak malu mengakui dirinya harus ke terapis untuk memperbaiki kondisinya.

“Ini masa yang sulit bagi banyak orang, termasuk saya. Bagi saya, penting sekali memiliki orang-orang yang mendukung saya dan bisa saya andalkan serta ajak berbicara,” ujar Pulisic.

“Bagi saya, hidup sendirian di Eropa sering kali terasa sulit. Memiliki seseorang untuk diajak berbicara sangatlah penting bagi saya, ini hal yang membuat saya terus hidup melalui masa ini,” ungkap pemain sayap Chelsea ini.

“Saat semua beban ada dalam dirimu, kau bisa terasa sangat berat. Bagi saya, pada masa seperti ini, saya mengunjungi terapis dan ini bukan suatu hal yang orang-orang malu mengungkapkannya,” ujar pemain asal Amerika Serikat ini.

“Ini sesuati yang bisa membantumu membicarakan tentang perasaanmu. Kadang, hanya mengungkapkan perasaanmu ke seseorang bisa sangat membantumu. Ini sesuatu yang saya pribadi lakukan dan lihat orang lain juga melakukannya,” jelas Pulisic.

“Mengeluarkan semua beban di dadamu, membicarakan hal itu bisa membuatmu tetap melaju. Begitu juga dengan berbicara dengan rekan setim dan pelatihmu tentang hal itu,” ungkap pemain berusia 22 tahun ini.

“Mereka orang yang juga melalui hal yang mirip denganmu. Jadi, saat kau mengobrol tentang hal itu, kepalamu akan sangat lebih jernih dan terasa lebih bebas saat kau bermain,” jelasnya.


>