Cedera, Tuchel sengaja menyimpan Neymar untuk menghadapi Liverpool

Neymar

Neymar kemungkinan tidak akan bermain saat PSG menghadapi Saint-Etienne di laga lanjutan Ligue 1, Jumat (14/9) waktu setempat. Pelatih PSG, Thomas Tuchel menilai kondisi Neymar belum layak untuk bermain setelah melakoni beberapa laga dengan timnas Brasil di jeda internasional.

Selain itu, tenaga Neymar mungkin sengaja disimpan untuk menghadapi Liverpool di Anfield, Kamis (19/9) dalam fase grup Liga Champions. Neymar mungkin akan jadi kunci keberhasilan PSG mencuri poin dari markas Liverpool.

Tuchel merasa memainkan Neymar di laga kontra Saint-Ettiene sangat berisiko. Meski Neymar terus mencetak gol di enam laga beruntun untuk klub dan negaranya, tetapi Tuchel yakin timnya bisa mengatasi Saint-Etienne tanpa bantuan Neymar dan menyimpan tenaga pemain bintangnya itu untuk laga kontra Liverpool.

Tuchel mengaku kagum dengan kemampuan Neymar menentukan hasil pertandingan. 

Resiko

Menurut Tuchel, pemain yang baru kembali dari tugas internasional bersama negaranya pasti sedikit kelelahan. Bahkan jika sang pemain tak bermain penuh, kelelahan karena perjalanan jauh patut diperhitungkan. Oleh sebab itu, dia tak mau mengambil risiko tetap memainkan Neymar. Hal yang sama juga berlaku untuk Marquinhos.

"Satu-satunya masalah adalah: apa risiko memainkan dia besok malam? Dapatkah dia bermain penuh atau sebagian dan masih tak memperhatikan laga di Liverpool?" tanya Tuchel dikutip dari fourfourtwo.

"Ada pertandingan yang dia mainkan pada Rabu Malam lalu, dia harus melakoni penerbangan, kondisi jet lag, kondisinya saat kembali (tidak maksimal). Hal yang sama berlaku untuk Marquinhos."

Kolektif

Lebih lanjut, Tuchel juga memuji kemampuan Neymar menggiring bola. Namun di saat yang sama dia juga percaya Neymar bukanlah pemain individualistis, Neymar selalu berusaha mengutamakan kepentingan tim.

"Saya benar-benar suka melihat dia menggiring bola. Menurut saya, kami menghadapi tantangan untuk menciptakan peluang saat Neymar bisa bermain dengan kemampuan terbaiknya, yakni kehebatannya menggiring bola."

"Tentu saja ini adalah usaha kolektif, dan dia beradaptasi dengan sangat baik. Dia selalu memperhatikan tim dan tidak hanya fokus pada permainannya," tutup Tuchel.