Getty Images

Pochettino: Gol Kane Selamatkan Saya dari Pemecatan

Mauricio Pochettino menyebut Kane sebagai sosok yang patut dicontoh oleh para rekan satu timnya di Tottenham Hotspur.

Mauricio Pochettino meyakini sejumlah gol dalam catatan 100 gol Kane untuk Tottenham sebagai salah satu faktor yang menyelamatkan dirinya dari pemecatan.

Frank de Boer pekan ini dipecat oleh Crystal Palace pasca empat pertandingan, membuat Pochettino mengingat kembali laga ke-10 yang dijalaninya bersama Spurs.

Kala itu, Spurs hanya mampu memetik 11 poin dari sembilan laga pertama mereka di bawah manajerial sang eks bos Southampton pada 2014. Kane, yang menjadi pelapis Roberto Soldado dan Emmanuel Adebayor saat itu, mencetak gol kemenangan melalui tendangan bebas di menit ke-90, membawa Spurs menang 2-1 atas Aston Villa.

Baik Kane maupun Spurs sudah sangat berbeda sekarang. Kane memenangkan dua trofi Golden Boot secara beruntun, sementara Pochettino membawa Spurs finish di tiga besar dua kali secara beruntun pula.

“Mungkin saya bisa menemukan banyak gol lain yang fantastik, tapi bagi saya gol itu terhubung dengan emosi, di masa kehidupan anda,” ujar Pochettino.

“Bagi saya, gol itu luar biasa karena berarti bagi kami, bagi semua orang, ada kemungkinan untuk bertahan di sini.

"Ini benar, tim ada di posisi ke-14 atau 13 dan kami sedikit tertekan karena tim tampil dengan baik, tapi tidak menang.

“Selalu di sepak bola, saat anda tak mendapat hasil bagus, yang pertama dipecat adalah manajernya. Itu lah mengapa gol itu membuat kami dapat terus bekerja dan mencoba mengubah klub.”

Kane mencapai gol ke-100nya untuk Tottenham saat bersua dengan Everton pekan lalu, dan melanjutkan brace itu dengan dua gol ke gawang Borussia Dortmund di Liga Champions. Pochettino mengungkap bahwa sang striker kini ia jadikan contoh untuk diikuti para pemain.

“Para pemain harus menunjukkan dan tak boleh kehilangan nafsu mereka,” ujar Pochettino. “Kami meiliki banyak contoh: Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, atau pemain seperti Harry Kane, yang baru berusia 23.

“Saya menunjukkan pada tim, gol pertama yang dia cetak ke gawang Dortmund, bagaimana ia bertarung dengan dua pemain bertahan dan mencetak gol. Adalah tugas kami untuk menginspirasi mereka.”


Looks like you are using an ad-blocker

to continue to provide you with unmatchable content, disable the ad-blocker