Shaun Botterill/Getty Images

Chelsea-Arsenal Berakhir Antiklimaks

Chelsea dan Arsenal harus puas berbagi poin setelah keduanya mengakhiri laga dengan skor kacamata

Chelsea gagal membalaskan dendamnya terhadap Arsenal, di mana kedua tim menuntaskan derby London dengan skor kacamata dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Stamford Bridge.

Seperti diketahui, The Blues dalam dua pertemuan terakhir dengan The Gunners - final Piala FA musim lalu dan Community Shield 2017 - harus mengakui kedigdayaan laskar Arsene Wenger.

Di perjumpaan kali ini, pasukan Antonio Conte harus puas berbagi poin setelah dalam 90 menit peluang demi peluang tak ada yang sanggup dikonversi menjadi gol. Bahkan, di menit-menit akhir mereka harus kehilangan David Luiz karena diganjar kartu merah akibat ulahnya menekel Sead Kolasinac dengan sangat keras.

Dengan demikian, Chelsea juga gagal menyamai perolehan poin Manchester City di puncak klasemen, di mana kedua tim kini terpisah dua angka dengan Si London Biru masih menduduki posisi tiga besar. Ada pun Arsenal masih tersesat di posisi ke-12 dengan mengoleksi tujuh poin.

Chelsea langsung menunjukkan kepercayaan diri tingginya bermain di hadapan publik sendiri. Laga baru berjalan lima menit, Cesc Fabregas menebar ancaman lewat tendangannya dari dalam kotak penalti. Tapi usaha eks Arsenal itu masih bisa diblok.

Arsenal merespons melalui serangan balik yang digalang Hector Bellerin. Dia melewati Marcos Alonso sebelum mengayun bola ke arah Danny Welbeck. Sayang, sundulan si striker melenceng dari sasaran.

Di menit ke-21, The Blues seharusnya bisa membuka skor saat Pedro berada di posisi satu lawan satu dengan penjaga gawang The Gunners. Akan tetap, aksi pemain Spanyol ini pada akhirnya mendapatkan blokade.

Sepuluh menit kemudian, kembali Arsenal menghadirkan tekanannya di pertahanan Chelsea sebelum Xhaka mendentumkan bola dari jarak jauh. Usaha gelandang Swiss ini masih melebar.

Aaron Ramsey memperoleh peluang terbaik beberapa saat sebelum turun minum ketika dia berhadapan dengan kiper Chelsea. Nahas, tendangan placing pemain Wales ini menabrak tiang gawang.

Selepas interval, Chelsea kembali langsung mengambil inisiatif serangan, ditandai dengan kerja sama antara Willian dan Fabregas, yang berakhir tembakan dari nama pertama. Kiper Petr Cech berhasil mendekap bola dengan sempurna.

Lagi-lagi Willian berupaya memecahkan kebuntuan saat pertandingan menyentuh waktu satu jam. Mendapatkan ruang tembak, lesakan pemain Brasil ini masih melayang di atas mistar.

Shkodran Mustafi sebetulnya mencetak gol via tandukan di menit ke-75. Sayang, wasit menganulirnya karena bek internasional Jerman tersebut dianggap telah berdiri di posisi offside.

Kembali Chelsea mengobrak-abrik pertahanan skuat Wenger lewat manuver Eden Hazard. Sekali lagi, usaha dari jarak dekat bintang Belgia ini belum mengubah angka kacamata di papan skor. Sejurus kemudian, sentuhan Fabregas juga masih melenceng tipis dari target.

Beberapa saat sebelum pertandingan rampung, Luiz menerima kartu merah setelah dia melakukan pelanggaran yang amat keras terhadap Kolasinac. Wasit tak berpikir panjang untuk mengusirnya dari lapangan.


Looks like you are using an ad-blocker

to continue to provide you with unmatchable content, disable the ad-blocker